Mimpi
Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu itu.
Begitulah ucapan Arai dalam buku Edensor karya Andrea Hirata yang baru selesai gue baca tadi sore. Kalo dipikir-pikir, kayaknya kata ‘mimpi’ udah sekian ratus kali gue ucap dalam beberapa hari terakhir ini.
Belakangan ini, gue sibuk. Atau lebih tepatnya, sok sibuk. Gue tolol dalam membuat skala prioritas. Gue nyaris melakukan kesalahan yang udah gue ulang sekian kali dalam hidup gue.
Gue adalah pengecut. Pecundang kehidupan. Sesuatu yang gue sadar sepenuh hati, dan gue tau cara ngebenerinnya, tapi gue nggak pernah bisa komitmen.
Gue adalah pengejar imperfeksi. Manusia memang tidak sempurna, tapi kita harus bisa berusaha agar sesempurna mungkin. Lain halnya dengan gue, gue mengejar ketidaksempurnaan itu. Dengan tololnya, setelah bangun jam tiga sekalipun, gue sengaja datang telat tiap pagi, meskipun gue tau persis kalo itu salah.
Gue adalah sampah. Rongsokan teramat hampa.
Apakah gue punya potensi?
Gue bukan orang pesimis yang ngerasa bahwa gue nggak ada guna sama sekali di dunia ini. Banyak hal yang masih bisa gue lakuin, dan masih banyak kesempatan-kesempatan yang belum gue ambil. Gue tau banget hal itu.
Tapi mental gue masih manja. Oportunis sok revolusioner yang nggak mau salah.
Banyak banget ketololan yang gue lakuin dengan satu alasan nista: malas. Gue malas mengambil risiko, walaupun gue tau, risiko itu perlu kita ambil, dan segalanya bisa aja enjoy.
Gue kalut dalam obsesi tersembunyi untuk ingin disiksa. Kenangan kelam sebagai seorang individualis yang cenderung antisosial.
Tapi sebenernya apa sih yang gue kejar?
Mimpi gue adalah padang sabana sejauh mata memandang, bahkan lebih jauh.
Tuhan, lukiskanlah mimpi untukku.



this post is really heavy maaaan.
wassup wif youuuu?
aduh kapan ya bo chat sama lo ngalor ngidul lagi?!
lo kayaknya sibuk banget gitu ya nyet
its juz d way i feel..
(padahal tar lagi lulus kuliah, arrrgghhhhhhh)
Take off your shoes
Take off your glasses
Take a deep breath
and Take the risk….
just jump and Hang loose
and good luck…..