Aku Tak Tahu Di Mana Letak Celanaku
Jam sebelas malam dan aku sampai rumah. Sebelumnya aku dari Cigadung, abis konvoi bareng B2W trus nemenin Citrya dan Vira pulang ke rumah Citrya.
Hm ya ya.
Lalu aku tiba-tiba terserang di to the lema. Bukan di to the vidi. Aku tak tahu, aku bingung. Aku tak tempe, tapi aku bukan juga lampu. Aku lebih suka menjadi lilin yang menyala terang sendiri di tengah lautan samudera air asin yang tidak dapat menyala karena tidak dapat terbakar oleh api.
Dunia ini sungguh aneh, begitu pula diriku malam ini.
Apakah yang sebenarnya harus saya lakukan? Ke mana hidupku bertujuan? Aku tak punya sepasang celana bergaris, apa kata dunia? Dunia tidak pernah kepadaku peduli. Dunia hanya berputar seperti planet. Yah, begitulah adanya. Celana memang harus bolong, tapi tidak harus bergaris.
Aku mengetik dan terus mengetik.
Aku tidak tahu. Aku labil. Aku instabil. Aku pedofil eh bukan deng ga jadi itu mah.
Maryamah Karpovku ditinggal di Ruang OSIS. Terima kasih Ijah.
Tapi aku masih tidak tenang. Aku tidak tahu takdirku.
Sahabat, bantulah aku mencari jati diriku.
Aku butuh makanan.
Crispy roll enak. Banget.



samasama hahah post aneh
ada apa sih sama celana bergaris? *bingung mode on*
Tulisan orang mo ke kediri kali ya!!