Skip to content

Three Years of Peace, Love, Respect and Mumbo Jumbo: 7G

9 Mei, 2007

Hari ketiga Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2006/2007 tadi menjadi hari terakhir seluruh kelas 9 buat ‘belajar’. That means, two months and one week of hibernation holiday, excluding the bazaar and prom-day-thing thing.

Hari Sabtu, 19 Juli 2004, adalah hari yang amat panas. Pukul 14.00 para siswa baru Lima disuruh apel di tengah terik matahari di lapangan aspal sekolah baru mereka. Gue, yang baru pulang dari Melbourne, adalah salah satu dari mereka, berbekal NKU 35,44. Nilai yang pas-pasan, tapi ya syukur lah bisa masuk.

Jalan sini dan sana, ujungnya sampailah di gerbang sekolah. Gue inget-inget kata bokap gue. Kelas baru gue di 1G. Setelah meletakkan tas, langsung pergi ke neraka lapangan aspal. Kepala sekolahnya bernama Nandi Supriyadi. That’s all that I remembered paying attention to there.

Orang pertama yang gue kenal di 1G adalah Gagad. Gue duduk bareng dia, di baris paling kiri, meja kedua dari belakang. Meja gue berada di deket sebuah jendela yang di kemudian hari akan dikenal sebagai hal yang dibenci setiap orang, karena sinar matahari pagi sangat kontras suhunya dibandingkan dengan suhu ruangan di pagi hari.

Di belakang gue ada Astri dan Iva.

Lalu, jreng jreng jreng. Datanglah dua kakak kelas cewek cantik dan satu lagi kakak kelas cowok pujaan wanita yang amat berbulu kakinya. Yang terakhir namanya Kak Keefe. Kalo yang cewek, yang satu namanya Teh Gessa, dan satu lagi Teh Susu. Nggak ding. Gue lupa nama cewek yang satu lagi. Trio itu ngumumin tentang barang-barang yang harus dibawa pada hari senin esok. Ada tiga, tapi gue lupa apa aja. Setiap hari ospek ada tiga barang lagi yang harus dibawa. Selama satu minggu. Beberapa yang gue inget ada pisang, Fanta elektrik melon, green sands, nutrisari, dan oreo.

Wali kelas 1G taun itu adalah Bu Eti. Beliau orangnya tajir, medok, cantik, dan memakai kawat gigi demi kepentingan fashion semata. Minggu-minggu pertama kelas 1, beliau tidak mengajar, karena sakit. Namun suatu hari, setelah beliau mulai mengajar, ada pemandangan baru di kelas. Tiga buah lukisan ukuran besar. Dan berkat tiga lukisan itulah, 1G bisa memenangkan beberapa lomba kebersihan kelas di kemudian hari, meski lantainya mirip gurun debu.

Di Lima, gue bergabung dengan ekskul Taekwondo. I always came late for practice.

Lalu, semester 2, ‘kelas 1’ berubah menjadi ‘kelas 7’. Seharusnya, dari awal namanya kelas 7, tapi kepseknya rada mudeng kali ya. Bu Eti lagi naik haji, jadi posisinya digantikan untuk sementara oleh Bu Haryati, koordinator kelas 7, sebagai wali kelas.

Dan di awal semester 2 ini, entah kapan eksaknya, satu angkatan didepak ke Dufan untuk bersenang-senang. Hore! Back then, my bestfriend was Iqbal AF, now known by the nickname ‘Ibob’. Iqbal lagi PDKT sama Iva. Gue sendiri lagi PDKT sama Dahlia waktu itu. So our group consisted of us two boys, and the rest were all girls. Ah, heck.

Tahun 2004 belum ada Cipularang, tapi jalan ke Jakarta lewat Purwakarta yang notabene lama justru membuahkan beberapa kenangan. Bu Haryati, sang wali kelas sementara, bercerita tentang misteri-misteri sekolah. Satu per satu dari anak-anak ikutan mendengar. Sampai akhirnya, bus miring sebelah. Tapi untung aja nggak oleng. Dan begitulah sampai Dufan.

Eits, sebelum ke Dufan, rombongan mampir dulu ke SeaWorld. Udara Jakarta begitu panas dibandingkan dengan AC di bus. Dari SeaWorld, lanjutlah semuanya ke Dufan. Berbondong-bondong mengantre dan dicap, dan akhirnya, masuk.

Tapi kipas angin berpendingin lagi mati. Jadi weh, tetep hareudang. So, my group went around Dufan. To beat the heat, kita bahkan masuk ke Istana Boneka. Di Arung Jeram, I wet my clothes a little bit. And I forgot to bring change. I didn’t even bring snacks, by the way. Tapi biarlah.

Dufan di hari kerja kosong melompong. Satu angkatan pun, yang berjumlah 400 orang, tak dapat membuatnya terlihat penuh. Asoy geboy bedebug enjoy. Lari ke sana ke sini, naik ini itu, dan kita kembali ke laptop bus.

What a tiring day. Rombongan pulang ke Bandung lewat Puncak. Kita berhenti di Cianjur buat beli oleh-oleh. I didn’t buy anything, though.

And as the night grew darker, it could only get more fun. I tried to get some sleep, but suddenly suara-suara seriosa nan fals sejuta umat wanita kelas 7G membangunkan gue. Bah. Lagu-lagu yang dihancurkan ada macem-macem, dari Josh Groban sampe lagu Delman.

What a day it was. We arrived at our school past midnight.

Dan di kelas tujuh, anak-anak dapet tugas bikin drama Bahasa Inggris. Me and my friends’ group’s one was a mix of Hansel & Gretel, The Ring, The Incredibles (if I recall properly), and a slew of other movies and series. I was the narrator. Our group won the best group.

Other highlights include Dita almost kissing Hasbi, then her boyfriend.

Lalu, suatu hari, sabeum-sabeum mengumumkan bahwa akan ada Fismen. Gue males ikutan. Ibob dan Rhesa, juga anak 7G, ternyata juga punya acara mereka sendiri. Double-date ke BSM. Mereka, Iva, dan Anggie. In the following weeks, gue pernah ikutan juga sama Rhesa dan Anggie, di mana mereka jadian. Gue menyusul tanggal 8 Maret 2005. Gue jadian sama Dahlia.

Seminggu kemudian, gue putus.

Dan beberapa hari kemudian, Iqbal and I fought over Iva, then his girlfriend. So we stopped being best friends. We didn’t make up until earlier this school year.

Then I started going all berserk and oh-so-immature. I was a total dork and a total jerk at the same time. I lost a majority of my ‘friends’. It was a scar that hasn’t healed completely to this day. Something I would never want to do again.

Meanwhile, setelah nyokap gue pulang reunian SMAN 5 Bandung, beliau bilang ada temennya yang punya anak di Lima juga. Namanya Anisa. Anisa Rizqia Rahmawati, a.k.a. Ninies or my personal nickname, Ndut. Gue tau orangnya yang mana, secara dia juga anak tedo, tapi gue belum kenal dia secara langsung saat itu.

I was given a second chance to start anew in year 8. Gue didepak dari 7G ke 8A. More on that later.

12 Komentar leave one →
  1. 9 Mei, 2007 18.24

    hebat bisa mengingatnya. haha. aku bahkan lupa apa yang aku lakukan di kelas 1 sma kemarin🙂 ~ selamat datang di dunia esemah. (eh, belum ya)

  2. 9 Mei, 2007 19.59

    well..
    what did u do then?
    i know, kmu PDKT ma nies trus ditolak! hehe..😀

  3. 9 Mei, 2007 20.18

    wah qrendh! it was better than mine, bytheway. kenangan kelas 7 gue adalah bergaol sama cewek-cewek witty-but-noisy dan cowok-cowok kampuang gak jelas. kalau gue kasih esquire bisa mabok mereka, secara yang mereka tau cuma…. nevermind.

    *log out*

  4. katakbersalin permalink
    9 Mei, 2007 21.05

    jd sampe skarang blon baekan ama ibob ?
    trus perkara ninies… tenang ikhsan yg nanganin …

  5. 9 Mei, 2007 21.29

    katakbersalin: woi, ceritanya belum selesai! ini baru kelas 7-nya…

    sekarang sih udah baikan sama ibob.

  6. 10 Mei, 2007 17.44

    Sip.. keren…
    Jadi inget waktu SMP… jangan pernah lupain itu..
    Karna ngangenin bgt…..🙂

  7. ברתולומאוס permalink
    10 Mei, 2007 20.09

    rupanya yang ingatannya kuat gak cuma saya…

    Kelas satu/tujuh… pokoknya saya terkenal sebagai KM sableng..hehe…..

  8. 11 Mei, 2007 23.37

    OMG it’s YOUUU!
    Did you know i went to this blog a long time ago when i was still in australia? No wonder your url is so familiar.
    Haha. The world is so small.

  9. 20 Mei, 2007 21.07

    crutt? kok ilang?

  10. 21 Mei, 2007 14.13

    majma: oh really? so i’m guessing you haven’t moved in here for long, have you ?

    lol, indeed it is small.

  11. 25 Mei, 2007 17.39

    artikelnya aneh dan lucu2 — adik kembangkan terus potensi nya – salam kenal

  12. 10 Juni, 2009 16.22

    Informasi yang menarik, terima kasih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: